Friday, 28 February 2014

QUESTION TAG


Question Tag
Question-tags adalah pertanyaan ekor yang dibubuhkan pada akhir suatu kalimat. Fungsinya adalah untuk menegaskan informasi yang diucapkan atau untuk mendapatkan persetujuan.
Dalam question-tags, diperlukan auxiliary atau kata kerja bantu. Jenis auxiliary antara lain:
1. Be auxiliary
  1. is, am, atau are (untuk bentuk present tense/sekarang)
  2. was atau were (untuk bentuk past tense/lampau)
2. Do auxiliary
  1. do dan does (untuk bentuk present tense/sekarang)
  2. did (untuk bentuk past tense/lampau)
3. Have auxiliary
  1. have dan has (untuk bentuk present perfect tense)
  2. had (untuk bentuk past perfect tense)
4. Modal auxiliary: can, may, must, should, could, might
Shall dan Will untuk bentuk future tense

A. Bentuk Question Tag
1. Negatif Question Tag
Auxiliary+n’t   +   pronoun?
(pronoun merupakan kata ganti dari subyek pada kalimat positif)
Contoh:
~       isn’t it? 
~      aren’t you?
~       aren’t they?
~       wasn’t she?
~       weren’t you?

~        don’t you? 
~        doesn’t he?
~        don’t they?
~        didn’t you?
~        didn’t they?

~       hasn’t she? 
~      haven’t you?
~       hadn’t he?
~       can’t you?
~       shouldn’t I?
2. Positif Question Tag
Auxiliary   +   pronoun?
(pronoun merupakan kata ganti dari subyek pada kalimat positif)
Contoh:
~       is it? 
~       are you?
~       are they?
~       was she?
~       were you?

~        do you? 
~        does he?
~        do they?
~        did you?
~        did they?

~       has she? 
~       have you?
~       had he?
~       can you?
~       should I?
B. RUMUS
1. Kalimat Positif  , negative Question tag?
Contoh:
·         Heni is a dancer, isn’t she ?
Perkecualian:I am smart, aren’t I?
You like milk, don’t you?
·             Andien went to Bali, didn’t she?
·            They will go to Bandung, won’t they?
·            Agnes comes from Italy, doesn’t she?
·             This is your house, isn’t it?
·             Those are your cars, aren’t they?
·             There is a party tonight, isn’t there?
·             Everything is okay, isn’t it?
·             Everyone did homework, didn’t they?


2. Kalimat Negatif  ,  positif Question tag?
Contoh:
  • ·              Raymond isn’t an artist, is he?
  • ·              You aren’t a student, are you?
  • ·              They weren’t at home, were they?
  • ·              You don’t like gardening, do you?
  • ·              Ganis didn’t go to Africa, did she?
  • ·              You won’t leave me, will you?
  • ·              Karina doesn’t love Mandra, does she?
  • ·              I am not stupid, am I?
  • ·              That isn’t your car, is it?
  • ·              These aren’t her books, are they?
  • ·              Nothing is wrong, is it?
  • ·              Nobody wanted to move, did they?

C. Catatan
1. Mengenai Subject
Subyek  QT berasal dari subyek kalimat di depannya.
Subyek QT (Question-Tags) harus dalam bentuk pronoun, yaitu:
I, You, We, They,   He, She, It.
  • Tag pronoun untuk this/that = it
  • Tag pronoun untuk these/those = they
  • Tag pronoun untuk subyek Everyone, Everybody, Someone, Somebody, No one, dan Nobodyadalah They.
  • Tag pronoun untuk Everything, Something, and Nothing adalah It.
  • Kalimat dengan there + be, maka there digunakan dalam tag.
  • Jika kalimat menggunakan “I am ….. “(kalimat positif), maka tag-nya harus aren’t I.
2. Bentuk Auxiliary
  • Auxiliary pada QT harus sesuai dengan auxiliary pada kalimat di depannya.
  • Auxiliary+not harus disingkat:


Is not 
Are not
Was not
Were not
Does not
Do not
Did not
Has not
Have not
Isn’t 
Aren’t
Wasn’t
Weren’t
Doesn’t
Don’t
Didn’t
Hasn’t
Haven’t
Had not 
Cannot
May not
Must not
Should not
Could not
Might not
Shall not
Will not
Hadn’t 
Can’t
May not
Mustn’t
Shouldn’t
Couldn’t
Mightn’t
Shan’t
Won’t
  • Nothing, nobody, no one, never adalah kata-kata yang bermakna negative, maka tag-nya harus berbentukpositif.
3. Bentuk Tag yang lain
         I.            Kalimat perintah
Contoh:
  • “Open the door, will/would/can/could you?”
  • “Take your book, will/would/can/could you?”
  • “Pass me the spoon, will/would/can/could you?”
      II.            Kalimat ajakan
Contoh:
  • “Let’s go, shall we?”
  • “Let’s get to work, shall we?”
  • “Let’s discuss it, shall we?”


   III.            Kalimat tawaran
Contoh:
  • “Have a seat, won’t you?
  • “Have a drink, won’t you?

MACAM-MACAM MINERAL YANG DIBUTUHKAN TUBUH


Seperti halnya vitamin, tubuh kita memerlukan sejumlah kecil mineral. Mineral yang diperlukan tubuh dalam bentuk garam atau unsur. Garam mineral mudah larut dan mudah diserap tubuh tanpa proses pencernaan.


Macam Mineral berdasarkan Jumlah Kebutuhan dalam Tubuh

Berdasarkan jumlah kebutuhan dalam tubuh, mineral dapat dibedakan menjadi dua, yaitu makroelemen
dan mikroelemen.

a. Makroelemen adalah mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah besar. Makroelemen meliputi kalium (K), kalsium (Ca), natrium (Na), fosfor (P), magnesium (Mg), belerang (S), dan klor (Cl).

b. Mikroelemen yaitu mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Misalnya besi (Fe), mangan (Mn), kobalt (Co), molibdenum (Mo), dan selenium (Se).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwi5OqBj4vS8fkFhhH_3l7v2xwYbtXSzBLPJ3Qz-sOAQfnF3gcaUHLuqqROwSd9CQAx2gsIVJfuur3Pv4SajA2bDHdiZufclPkGavfi6OzG4ST4y9dAptW8G8hZsdTAQaymLxtSZWOzJc/s1600/gambar+6.21.jpg


Mineral terdapat dalam berbagai bahan makanan dari hewan dan tumbuhan. Perhatikan Gambar 6.21. Apa sajakah fungsi mineral bagi tubuh dan akibatnya jika kekurangan salah satu mineral? Coba cermati penjelasan dalam uraian berikut.

Macam-Macam Mineral yang Dibutuhkan Tubuh

Kalsium ( Ca )

Sumber Kalsium : Susu, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan daging
Fungsi Kalsium :
– Pembentukan tulang dan gigi yang dipengaruhi oleh vitamin D
– Pembekuan darah
– Aktivitas saraf dan otak
– Aktivator enzim
– Aktivitas otot jantung
– Melindungi tubuh terhadap absorpsi zat radioaktif
Akibat Kekurangan Kalsium :
– Riketsia
– Osteoporosis
– Darah sukar membeku
– Rakitis
– Hipokalsemia
– Pertumbuhan terhambat
Tambahan Mengenai Kalsium :
– Kalsium akan ditimbun di dalam tulang khususnya tulang spon
– Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 0,8 gram
– Penggunaan dalam tubuh diatur oleh kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon kalsitonin berfungsi menurunkan kadar Ca darah, dan kelenjar paratiroid yang menghasilkan hormon paratiroid berfungsi meningkatkan kadar Ca darah
– Adanya vitamin D meningkatkan absorbsi Ca
Akibat kelebihan Kalsium :
– Hiperkalsemia
– Kalsifikasi jaringan dan tulang rawan

Fosfor ( P )

Sumber Fosfor : Susu, kacang-kacangan, daging, dan sayuran
Fungsi Fosfor :
– Pembentukan tulang dan gigi
– Metabolisme
– Kontraksi otot
– Aktivitas saraf
– Komponen enzim, DNA, RNA, dan ATP
– Membentuk fosfatid, bagian dari plasma
– Menjaga keseimbangan asam basa
– Pengaturan aktivitas hormon
– Efektivitas beberapa vitamin
Akibat Kekurangan Fosfor :
– Kerapuhan tulang dan gigi
– Sakit pada tulang
– Pada anak anak : Rakhitis
– Pada orang Dewasa : Osteomalasia
Tambahan Mengenai Fosfor :
Fosfor sebagai fosfat memainkan peranan penting dalam struktur dan fungsi semua sel hidup

Natrium ( Na )

Sumber Natrium : Daging, garam, mentega, dan produk peternakan
Fungsi Natrium :
– Transmisi saraf
– Kontraksi otot
– Menjaga tekanan osmotik darah
– Sebagai buffer (dalam bentuk Nakarbonat)
– Mempertahankan iritabilitas sel otot
– Komponen anorganik cairan ekstra sel
Akibat Kekurangan Natrium :
– Dehidrasi
– Shock
– Gangguan pada jantung
– Kejang otot
– Kelelahan
– Suhu tubuh meningkat
Tambahan Mengenai Natrium :
– Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 15–20 g
– Na juga terdapat pada NaCl
– Kelebihannatrium akan berakibat gejala hipertensi

Klor ( Cl )

Sumber Klor : Garam, susu, daging, dan telur
Fungsi Klor :
– Pembentukan HCl dalam lambung yang berperan dalam penyerapan Fe dan emulsi lemak
– Aktivator enzim
– Bahan ion klorit yang penting untuk transfer CO2 dari darah ke paru-paru
– Memelihara keseimbangan asam basa, elektrolit, dan tekanan osmosis
Akibat Kekurangan Klor :
– Kontraksi otot abnormal
– Hilangnya rambut dan gigi
– Pencernaan terganggu
Tambahan Mengenai Klor :
– Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 15–20 g

Magnesium ( Mg )

Sumber Magnesium : Kacang-kacangan, sayuran hijau, makanan hasil laut, dan sereal
Fungsi Magnesium :
– Pembentukan tulang, darah, dan otot
– Aktivator enzim
– Kontraksi otot
– Aktivitas saraf
– Respirasi intrasel
– Sintesis protein
Akibat Kekurangan Magnesium :
– Gangguan mental dan emosi
– Kontraksi otot terganggu
– Fungsi ginjal terganggu
– Peredaran darah terganggu
Tambahan Mengenai Magnesium :
– Kelebihan Magnesium dapat berakibat gangguan fungsi saraf

Kalium ( K )

Sumber Kalium : Sayuran, buah-buahan, dan kecap
Fungsi Kalium :
– Mengatur detak jantung
– Memelihara keseimbangan air
– Transmisi saraf
– Memelihara keseimbangan asam basa
– Katalisator
– Kontraksi otot
– Mengatur sekresi insulin dari pankreas
– Memelihara permeabilitas membran sel
Akibat Kekurangan Kalium :
– Gangguan jantung
– Kontraksi otot terganggu
– Pernapasan terganggu
Tambahan Mengenai Kalium :
– Kelebihan Kalium dapat berakibat kelemahan otot dan terganggunya denyut jantung

Sulfur ( S )

Sumber Sulfur : Sayuran, telur, daging, susu, dan buah-buahan
Fungsi Sulfur :
– Aktivator enzim
– Berperan dalam penyimpanan dan pembebasan energi
– Komponen vitamin (thiamin, biotin, dan asam pantotenat)
– Komponen dalam proses detoksikasi
Akibat Kekurangan Sulfur :
– Belum diketahui
– Anemia
– Gondok
– Pendengaran berkurang
Tambahan Mengenai Sulfur :
– Kebutuhan tubuh / hari = 15–30 mg
– Penyebaran di usus lebih mudah karena adanya HCl lambung

Zat besi ( Fe )

Sumber Zat besi : Daging, sayuran hijau, dan biji - bijian
Fungsi Zat besi :
– Pembentukan hemoglobin
– Komponen enzim sitokrom (enzim dalam respirasi)
Akibat Kekurangan Zat besi :
– Anemia
Tambahan Mengenai Zat besi :
– Ditranspor sebagai transferin dan disimpan sebagai feritin

Yodium ( I )

Sumber Yodium : Makanan hasil laut, telur, susu, garam beryodium, tiram, dan rumput laut
Fungsi Yodium :
– Aktivitas kelenjar tiroid
– Komponen hormon tiroksin
– Komponen hormon triyodotironin
Akibat Kekurangan Yodium :
– Gondok
– Pendengaran berkurang
Tambahan Mengenai Yodium :
– Disimpan dalam kelenjar tiroid sebagai tiroglobulin

Fluorin ( F )

Sumber Fluorin : Kuning telur, susu, otak, dan air minum
Fungsi Fluorin :
– Memelihara gigi
– Mencegah kekurangan Mg, osteoporosis, dan penyakit periodental
Akibat Kekurangan Fluorin :
– Kerusakan karang gigi (caries dentis)
Tambahan Mengenai Fluorin :
– Tidak terbukti secara esensial untuk nutrisi manusia, tapi esensial untuk pertumbuhan tikus

Seng ( Zn )

Sumber Seng (Zn) : Ikan laut, hati, daging, telur, dan susu
Fungsi Seng ( Zn ) :
– Membantu penyembuhan luka dan kesehatan kulit
– Metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak
– Pertumbuhan dan reproduksi
– Kepekaan terhadap rasa dan bau
– Pembentukan enzim
Akibat Kekurangan Seng ( Zn ) :
– Pertumbuhan terhambat
– Penyembuhan luka terhambat
Tambahan Mengenai Seng ( Zn ) :
– Menjadi kofaktor enzim laktat dehidrogenase, fosfatase alkali, karbonik anhidrase, dan sebagainya

Tembaga ( Cu )

Sumber Tembaga ( Cu ) : Padi-padian, polong-polongan, kerang, ginjal, dan hati
Fungsi Tembaga ( Cu ) :
– Pembentukan eritrosit dan hemoglobin
– Komponen enzim dan protein
– Aktivitas saraf
– Sintesis substansi seperti hormon
Akibat Kekurangan Tembaga ( Cu ) :
– Anemia
– Gangguan saraf dan tulang
Tambahan Mengenai Tembaga ( Cu ) :
– Ditranspor oleh albumin dan terikat pada seruloplasmin

Kobalt adalah bagian dari vitamin B12 dan dengan demikian, penting untuk sel darah merah. Mineral ini juga membantu mencegah anemia.
Kekurangan kobalt dapat mengakibatkan anemia dan berkaitan dengan berkurangnya tenaga.
Sumber alami kobalt yang baik adalah sayur-sayuran berdaun hijau, ragi dan padi-padianyang tumbuh pada tanah yang kaya akan mineral.