Monday, 25 November 2013

LAPORAN PENDAHULUAN SKIN GRAF


KIN GRAFT

A.    Pengertian
Graft adalah jaringan hidup yang dicangkokkan, misalnya kulit, tulang, sumsum tulang, kornea dan organ-organ lain seperti ginjal, jantung, paru-paru, pankreas serta hepar (Brooker, 2001:184).
Menurut Heriady (2005), skin graft adalah menanam kulit dengan ketebalan tertentu baik sebagian maupun seluruh kulit yang diambil atau dilepaskan dari satu bagian tubuh yang sehat (disebut daerah donor) kemudian dipindahkan atau ditanamkan ke daerah tubuh lain yang membutuhkannya (disebut daerah resipien). Skin graft adalah penempatan lapisan kulit baru yang sehat pada daerah luka (Blanchard, 2006:1). Diantara donor dan resipien tidak mempunyai hubungan pembuluh darah lagi sehingga memerlukan suplai darah baru untuk menjamin kehidupan kulit yang dipindahkan tersebut (Heriady, 2001:1).

DOWNLOAD SELENGKAPNYA DI 
http://www.ziddu.com/download/23351765/LPSkinGraft.doc.html

LAPORAN PENDAHULUAN SINUSITIS


ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN SINUSITIS

  1. PENGERTIAN
Sinisitus adalah peradangan pada sinus. Sinusitis mencakup proporsi yang tinggi dalam infeksi saluran pernapasan atas. Jika ostium ke dalam saluran nasal bersih, infeksi bisa hilang dengan cepat. Namun bila drainase tersumbat oleh spuntum yang mengalami penyimpangan atau oleh turbinasi yang mengalami hipertrofi, taji atau polip, maka sinusitis akan menetap sebagai pencetus infeksi sekunder atau berkembang menjadi suatu proses supurativa aktif.
Klasifikasi sinusitis :
1.      sinusitis akut
2.      sinusitis kronis

BACA SELENGKAPNYA DI 
http://www.ziddu.com/download/23351756/LPSinusitis.doc.html

LAPORAN PENDAHULUAN PLACENTA PREVIA


LAPORAN PENDAHULUAN
“PLACENTA PREVIA”

A.    PENGERTIAN
Placenta previa adalah plasenta yang berimplantasi pada segmen bawah rahim yaitu di atas dan dekat tulang cerviks dalam dan menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum. Angka kejadian plasenta previa adalah 0,4 – 0,6 % dari keseluruhan persalinan.

DOWNLOAD SELENGKAPNYA DI 
http://www.ziddu.com/download/23351752/LPPlasentaPrevia.doc.html

LAPORAN PENDAHULUAN MIOMA UTERI


MIOMA UTERI


A. Pengertian
Mioma uteri adalah tumor yang paling umum pada traktus genitalis (Derek Llewellyn- Jones, 1994).
Mioma uteri adalah tumor jinak otot rahim, disertai jaringan ikatnya (www. Infomedika. htm, 2004).
Mioma uteri terbatas tegas, tidak berkapsul, dan berasal dari otot polos jaringan fibrosus, sehingga mioma uteri dapat berkonsisten padat jika jaringan ikatnya dominan dan berkonsentrasi lunak jika otot rahim yang dominan. Mioma uteri biasa juga disebut leiomioma uteri, fibroma uteri, fibroleiomioma, mioma fibroid atau mioma simpel. Mioma terdiri atas serabut- serabut otot polos yang diselingi dengan jaringan ikat dan dikelilingi kapsul yang tipis. Tumor ini dapat berasal dari setiap bagian duktus muller, tetapi paling sering terjadi pada miomatreium. Disini beberapa tumor dapat timbul secara serentak. Ukuran tumor dapat bervariasi dari sebesar kacang polong sampai sebasar bola kaki. Degenarasi  ganas mioma uteri, ditandai dengan terjadinya perlunakan serta warna yang keabu- abuan, terutama jika mioma tumbuh dengan cepat atau ditemukan pada pot menopause. Adanya bagian nekrotik, lunak dan perdarahan pada potongan mioma perlu diwaspadai adanya proses ganas. Bila berasal dari miometrium, maka dinding uterus menebal, sehingga terjadi pembesaran uterus.

DOWNLOAD SELENGKAPNYA DI
http://www.ziddu.com/download/23351751/LPMIOMAUTERI.doc.html

LAPORAN PENDAHULUAN HIPEREMESIS GRAVIDA


LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN  HIPEREMESIS GRAVIDARUM
 


A.    Pengertian
Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan pada wanita hamil sampai mengganggu pekerjaan sehari-hari karena keadaan umumnya menjadi buruk, karena terjadi dehidrasi. (Rustam Mochtar, 1998)
Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat timbul setiap saat dan bahkan malam hari. Gejala-gejala ini kurang lebih terjadi 6 minggu setelah hari pertama haid dan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu.
Hiperemesis Gravidarum (vomitus yang merusak dalam kehamilan) adalah nausea dan vomitus dalam kehamilan yang berkembang sedemikian luas sehingga terjadi efek sistemik, dehidrasi dan penurunan berat badan. (Ben-Zion, MD, hal : 232)
Hiperemesis diartikan sebagai muntah yang terjadi secara berlebihan selama kehamilan. (Hellen Farrer, 1999, hal : 112)

DOWNLOAD SELENGKAPNYA DI 
http://www.ziddu.com/download/23351746/LPHIPEREMESISGRAVIDARUM.doc.html